Cerita Motivasi: Yang Paling Bertanggung Jawab; Berkacalah Pada Diri Sendiri; Menjadi Ayam atau Elang


Cerita Motivasi

Cerita Motivasi: Yang Paling Bertanggung Jawab; Berkacalah Pada Diri Sendiri; Menjadi Ayam atau Elang
Menjadi Diri Sendiri adalah Keharusan

Cerita Motivasi tentang Kesuksesan


Vita-Motivasi Cerita motivasi yang pertama membahas tentang semangat pantang menyerah. Beberapa orang yang diceritakan di bawah ini merupakan orang-orang terkenal di seluruh dunia. Mereka semua memiliki passion serta action yang luar biasa untuk meraih kesuksesan. Cerita motivasi kedua membahas tentang salah satu karakter diri seorang yang sukses. Menjadi diri sendiri itu adalah wajib bagi kita yang ingin meraih kesuksesan. Kemudian, cerita motivasi ketiga berkisah tentang seekor elang yang berperilaku layaknya ayam. Bagaimana cerita selanjutnya? Selamat membaca. Semoga terinspirasi!

Yang Paling Bertanggung Jawab
Kalau Anda ingin menyalahkan orang yang paling bertanggung jawab atas kegagalan Anda dalam hidup, maka Anda bisa mulai dengan menyalahkan diri sendiri. Kenapa demikian?

Karena Anda sendirilah yang mengambil keputusan untuk gagal. Bukan atasan Anda yang galak. Bukan anak buah Anda yang susah diatur. Bukan istri Anda yang tidak sejalan. Bukan suami Anda yang tidak pengertian. Bukan teman di kantor yang menggosipkan Anda. Tatapi karena Anda sendirilah yang memutuskan, mengambil keputusan denga penuh kesadaran untuk gagal.

Seorang pesenam dari Jepang meraih medali emas impiannya setelah menari dengan indah di Olimpiade. Padahal hari sebelumnya, tumitnya retak dan dokter mengatakan dia akan cacat seumur hidupnya. Rasa sakit dikalahkan oleh kemauan kuat untuk mempersembahkan medali emas bagi negaranya.

Sepasang mahasiswa drop-out memulai sebuah perusahaan software kecil-kecilan yang sama sekali tidak diperhitungkan akan menjadi besar. Kini Bill Gates dan Tim Allen merupakan dua orang legenda software dunia, padahal hanya berijazahkan high school (SMA).

Seorang veteran perang dunia pertaman menawarkan resep masakan keluarganya kepada lebih dari seribu orang yang dinilainya dapat memberinya modal usaha mengembangkan restoran. Seribu orang itu menolaknya. Tapi ia tidak menyerah. Bayangkan bila saat itu Kolonel Sanders memutuskan berhenti pada penolakan yang ke 999, hari ini kita tidak akan mengenal Kentucky Fried Chicken.

Ketika percobaan lampunya yang kesekian ratus gagal, Thomas Alfa Edison berkata pada seorang wartawan, “Saya tidak gagal! Bahkan saya baru saja berhasil menemukan cara ke 879 untuk tidak membuat lampu!”. Pantang menyerah.

Sukses Anda, bukan nasib. Sukses adalah sesuatu yang hanya dapat dicapai dengan harta, keringat, air mata dan kadang juga darah. Pada prinsipnya, tidak ada orang yang gagal. Yang ada hanya orang yang “memutuskan untuk berhenti” sebelum mencapai sukses.

Berkacalah Pada Diri Sendiri
Ketika dua cermin saling berhadapan, muncul pantulan yang tak terhingga. Begitulah bila Anda mau bercermin pada diri sendiri. Akan Anda temukan bayangan yang tak terhingga. Bayangan itu adalah kemampuan yang luar biasa; ketakterbatasan yang memberi kekuatan untuk menembus batas rintangan diri. Berkacalah pada diri sendiri dan temukan kekuatan itu.

Singkirkan cermin diri orang lain. Di sana hanya terlihat kekurangan dan kelemahan Anda yang memupuk ketidapuasan saja. Dan ini akan menjerumuskan Anda ke dalam jurang kekecewaan.

Anda bukan orang lain. Anda adalah Anda yang memiliki jalan keberhasilan sendiri. Mulailah hari ini dengan menatap wajah Anda. Carilah bayangan yang tak terhingga itu. Di sana ada kekuatan yang akan membawa Anda ke puncak keberhasilan.

Menjadi Ayam atau Elang?
Seorang petani menemukan telur elang dan menempatkannya bersama telur ayam yang sedang dierami induknya. Setelah menetas, elang itu hidup dan berperilaku persis seperti anak ayam karena mengira dirinya memang anak ayam.

Pada suatu hari, ia melihat seekor elang yang dengan gagah terbang mengarungi angkasa. “Wow, luar biasa! Siapakah itu?”, katanya penuh kekaguman. “Itulah elang, raja segala burung!”, sahut ayam di sekitarnya. “Kalau saja kita bisa terbang ya? Luar biasa!”. Para ayam menjawab, “Ah, jangan mimpi! Dia makhluk angkasa, sedang kita hanya makhluk bumi. Kita hanya ayam!”. Demikianlah, elang itu makan, minum, menjalani hidup dan akhirnya mati sebagai seekor ayam.

Nasib sepenuhnya ada di tangan kita. Langkah pertama untuk memulai perubahan adalah menyadari bahwa perubahan itu ada di tangan kita sendiri. Dalam Al-Qur'an dikatakan, “Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum kalau kaum itu tidak merubahnya sendiri”. Maka untuk bisa berubah kita harus bergantung pada diri kita sendiri. Perubahan nasib tidaka akan datang dari pergantian pemerintahan. Mau Gus Dur, SBY atau Jokowi pun sama saja. Perubahan itu harus kita lakukan sendiri.

Benar bahwa kita tak dapat memilih lingkungan kita, tapi kita selalu bisa memilih respon. Kita selalu mampu memilih tindakan kita. Memang ada hal-hal di dunia ini yang berada di luar kekuasaan kita. Kita tak bisa menentukan siapa orang tua kita, jenis kelamin kita, tempat kita dilahirkan, cara kita dibesarkan, bakat yang kita miliki dan sebagainya. Kebanyakan kita pun tak mempunyai kekuasaan untuk menentukan percaturan politik negeri ini. Tapi kita senantiasa bisa menentukan perilaku kita. Kita bisa mengontrol apa yang akan kita lakukan.

Kesadaran bahwa nasib ada di tangan kita sendiri akan memberikan dampak yang signifikan dalam hidup kita. Kita punya kemampuan menentukan apa yang akan kita perbuat. Kita punya kemampuan penuh untuk menentukan skenario hiudp kita. Akan jadi apakah kita 10, 20, atau 30 tahun lagi. Benar, akan ada pengaruh dari luar. Tapi Anda hanya dipengaruhi dan bukan ditentukan!

Sikap inilah yang disebut sebagai bertanggungjawab, responsibility, yang berasal dari kata response + ability, yaitu kemampuan untuk melakukan respon terhadap situasi apapun. Respon adalah hasil keputusan kita sendiri, bukan ditentukan oleh situasi yang kita hadapi.

Kesadaran semacam itu akan membuka mata kita bahwa kita bisa menjadi apapun yang kita mau. Gunakan daya imajinasi Anda dan bayangkan diri Anda 10 tahun lagi. Ingin jadi apakah Anda? Dalami diri Anda dan kenalilah bakat-bakat dan potensi Anda yang terdalam. Bakat-bakat ini boleh jadi telah terkubur oleh situasi dan kondisi, padahal kalau dimunculkan Anda akan mengalami perubahan hidup yang dahsyat. Di dunia ini tak ada yang tak mungkin. Kita lah yang sering “menggembok” diri kita dengan berbagai label yang diciptakan lingkungan maupun diri kita sendiri.

Dengan melakukan hal tersebut Anda akan menemukan sesuatu yang menggairahkan. Dan siapa tahu, Anda pun bisa terbang setinggi elang di angkasa!

Demikian tiga buah cerita motivasi tentang kesuksesan untuk Anda. Semoga cerita motivasi dan kata kata mutiara di dalamnya mampu membuat Anda terinspirasi dan semakin bersemangat menggapai kesuksesan. Ingat selalu awali hari dengan senyuman dan ikuti terus update dari kami.

Vita-Motivasi
Berbagi Inspirasi | Suplemen Diri

No comments:

Post a Comment